Hentikan Sementara Musdesus, BPD Sukaraja Pinta Data KPM BLT 2020 Kepada Pemdes

Lamsel, www.libasmalaka.com – Guna mengetahui jumlah Keluarga Penerima  Manpaat (KPM) Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) serta memberikan keputusan penambahan ataupun pengurangan KPM BLT DD anggaran 2021, Pemerintah desa (Pemdes) Sukaraja Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan bersama BPD setempat lakukan Musyawarah desa khusus (Musdesus) Kamis (21/01/2021).

Dari pantauan pewarta di balai desa Sukaraja, Tampak Musdesus dipimpin Iswahyudi Ketua BPD Sukaraja, Musdesus itupun dihadiri, seluruh aparatur bersama seluruh BPD serta Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Sinarti Kades Sukaraja bersyukur atas dilakukanya Musdesus, menurutnya agenda Musdes dipandang perlu agar masyarakat dapat mengetahui jumlah KPM dan Jumlah anggaran yang telah disalurkan oleh Pemdes kepada KPM.

Sinarti juga melaporkan KPM BLT DD anggaran 2020 kepada BPD, Sebanyak 154 KPM pada tahap I April – juni 600rb/bln = 154 KPM
Rp. 277.200.000 kemudian di
tahap II Juli – September 300rb/bln 154 KPM = Rp. 138.600.000.

“Pada Musdesus ini kita Pemdes meminta persetujuan BPD bahwa Sanya dari 154 KPM kita mengeluarkan KPM yang dianggap double artinya KPM yang mendapatkan BLT DD tapi pada program KKS KPM tersebut juga mendapatkannya,” Lapor Sinarti.

Mendengar hal itu, Iswahyudi menanyakan Data jumlah KPM BLT DD anggaran 2020, Ia merasa data tersebut belum diberikan oleh pihak Pemdes kepada BPD.

Ia meminta acara dihentikan sementara sambil menunggu Data KPM BLT DD anggaran 2020 diberikan kepada BPD.

“Sebelum acara dibuka, Saya meminta kepada Pemdes datanya dulu, bagaimana kami ingin menyetujui sementara data belum kami terima, Kami lihat dulu datanya  lalu kami pelajari, baru kami bisa memberikan keputusan, dan kalau bisa jangan sampai ada yang dikurangi KPMnya,” Tandasnya.

Musdesus kembali dilanjutkan, Tampak Pemdes memberikan data KPM BLT DD 2020 kepada Iswahyudi Ketua BPD lalu Musdesus itupun dilanjutkan.

Terpisah, Sinarti menerangkan, Data BLT DD 2020 sesungguhnya telah diberikan kepada setiap Kadus untuk diperlihatkan oleh BPD yang berada di setiap dusun.

“Sebenarnya tadi itu hanya mis komunikasi saja, tidak mungkin data BLT tidak kami berikan untuk di perlihatkan oleh BPD, karena sebelumnya kita menyalurkan dana BLT kepada KPM kita sudah tugaskan Kadus, dan BPD di dusun juga susah tahu siapa saja yang berhak dan berapa jumlah KPM,” Terangnya.

Hal serupa dikatakan Iswahyudi, Ia juga menerangkan dihentikanya sementara Musdesus dikarenakan menunggu data BLT DD yang di Copy oleh Pemdes kepada dirinya.

“Setelah data di copy dan diberikan kepada kita kemudian kita pelajari, walau yang saya sampaikan tadi terlambat, Alhamdulillah kalau BPD komunikasi kita baik hanya saja ada mis komunikasi diawal, nantinya ada pergantian KPM, tapi kita lihat dulu mana yang layak dan tidak, yang jelas di setiap dusun BPD juga dibantu RT yang mengecek,” Pungkasnya. (Saf)

Berita Lain 👇