Jalan Rusak Dan Licin Hingga Telan Korban Jiwa, Masyarakat Bumi Asri Pinta Pemkab Lamsel Bangun Peningkatan Jalan

Lamsel, www.libasmalaka.com – Kondisi jalan rusak dan licin jika musim penghujan, tak hanya diresahkan warga Dusun 3,4 dan Dusun 5 Desa Bumi Asri Kecamatan Palas Kabupaten Lampung (Lamsel) yang umumnya warga petani dan pengebun para pengguna jalan pun ikut resah.

Keresahan warga setempat pun pernah diutarakan kepada Pemerintah desanya dan juga diutarakan kepada anggota komisi III DPRD Lampung Selatan yang juga Ketua fraksi PDI-P, Suhar Pujianto saat Resesnya di Desa Bumi Asri pada (12/12/2020) di balai desa Bumi Asri.

Saat Resesnya anggota komisi III DPRD Lampung Selatan tersebut, warga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk peningkatan pembangunan jalan.

Terpisah, Dari pantauan pewarta media ini di lokasi dusun 3 dan 4 Desa Bumi Asri tampak pengguna jalan kesulitan mengendarai roda dua nya (motor -Red) melalui jalan
bebatuan (Onderlagh) dan licin akibat tersiram hujan. Selasa (12/01/2021).

Pengguna jalan itu pun mengungkapkan, Jalan penghubung Kecamatan Palas dan Kecamatan Candipuro satu-satunya akses jalan terdekat yakni melalui Desa Bumi Asri Palas ke Desa Trimo Mukti Candipuro.

“Jalan ini setiap hari saya lalui untuk mencari barang rongsokan pak, Yah, seperti bapak lihat jalan ini, parah  pak jalan nya susah kita ngendarain motor, licin kaya gini kalau habis hujan, mau tidak mau saya lewat sini karena jalan ini dekat ketempat biasa saya cari rongsokan, Saya penjual rongsokan pak, untuk menghidupi keluarga,” Ungkap Jasman warga Desa Way Gelam Candipuro.

Tak hanya pengguna jalan, Suini beserta suami warga setempat turut mengungkapkan, Jalan yang sering di lalui oleh nya beserta suami jika ke sawah pernah terjadi kecelekaan hingga merenggut nyawa.

“Jalan ini licin dan rusak sampai-sampai pernah juga ada yang celaka disini, belum lama ini juga ada mobil muat kelapa sawit terguling dijalan ini, ada korban jiwa juga, sampai meninggal, belum lagi orang yang bawa motor ga kehitung pak yang jatuh,” Tuturnya.

Ridwan membenarkan ungkapan warganya itu, Ia mengatakan, Atas kejadian-kejadian yang pernah dialami pengguna jalan termasuk warga setempat, Warga meminta kepada pihak Pemerintah desa untuk membangun peningkatan jalan.

“Memang benar ungkapan warga, dari ke khawatiran itulah warga kita meminta jalanya di perbaiki, tapi karena itu jalan Kabupaten Lampung Selatan, yah kita ga bisa perbaiki, kalau memang bisa kita perbaiki pastinya kita gunakan anggaran DD,” Kata Ridwan Sekdes Bumi Asri mewakili Kades saat pewarta silahturahmi ke kantor desa setempat.

Jalan di Dusun 3, 4 dan Dusun Desa Bumi Asri memiliki Volume 700 Meter lebar 3 meter di
Onderlagh pada tahun 2015 melalui program PNPM.

“Antara 2014 atau 2015 jalan disana di Onderlagh sampai sekarang belum ada lagi pembangunan peningkatan jalan disana, jalan disana memang sudah parah, ditambah licin kalau habis hujan,” Terangnya.

Pemerintah desa, BPD, LPM dan Tokoh masyarakat Bumi Asri meminta kepada Pemkab Lampung Selatan untuk membangun peningkatan jalan.

“Di saat Resesnya Anggota dewan kita Suhar Pujianto kita meminta kepada Pemkab Lampung Selatan untuk membangun jalan, saat itu lembaga desa pun hadir, Dan disaat ini juga masyarakat kembali meminta kepada kita agar jalan tersebut dibangun, Harapan kita kepada Pemkab agar permintaan masyarakat Bumi Asri agar segera di realisasikan dan agar tidak ada lagi kecelekaan disana,” Harapnya.

Sementara saat dihubungi melalui selulernya, Upt PU Kecamatan Palas, Selamet, menjelaskan terkait Permintaan masyarakat untuk membangun peningkatan jalan melalui anggaran Kabupaten Lampung Selatan, Permintaan itu pun telah di masukan melalui e-planning dan telah di laporkan.

“Tahun 2020 inikan ada Covid-19 jadi anggaran pembangunan di alihkan ke Covid-19, jadi masyarakat harus sabar, dan di tahun 2021 kita sudah masukan lagi di e-planning, mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi, sekali lagi saya berharap masyarakat sabar, apa lagi ada pandemi ini kita lihat aja nanti,” Jelasnya.

Hal senada dikatakan Anggota komisi III DPRD Lampung Selatan fraksi PDI-P di ruang kerjanya, Ia juga meminta masyarakat Bumi Asri untuk sabar, mengingat permintaan masyarakat Bumi Asri telah dimasukkan ke dalam pokok pikiran (Pokir) dan akan di bahas kembali dalam sidang.

“Jalan penghubung antar Kecamatan yang berada di Desa Bumi Asri sepanjang 700 meter kita sudah masukan di Pokir, kita juga sudah ke lokasi kan waktu itu cek disana, Insya Allah di tahun ini teralisasi tapi kita lihat dulu keadaan nanti, Inikan masih ada pandemi Covid-19, tahun kemarin aja kurang lebih 70% anggaran pembangunan di alihkan ke Covid-19, Jadi saya juga berharap masyarakat disana untuk sabar, kita sama-sama berdoa aja, Tutupnya. (Junaidi/Saf).

Berita Lain 👇