Kabupaten Malaka

Ternyata Ribuan Warga Kamanasa Spontan Dukung  SBS-WT ✌

libasmalaka.com- Postingan Video HOAXS yang beredar di Akun Youtube dan dibagikan ke Facebook  Kamis Pagi (16/10/2020), oleh sekelompok Kecil orang yang berada di desa Kamanasa Deklarasi Tolak Kampanye SBS-WT” Tidak mempengaruhi masyarakat Desa Kemanasa Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Provinsi NTT

HOAXS👆

Pada  kenyataannya Postingan tersebut menambah kecintaan masyarakat Desa Kemanasa kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Malaka dr Stefanus Bria Seran MPH- Wendelinus Taolin (SBS-WT) bahkan ada beberapa masyarakat yang mendukung Selain SBS-WT  berpindah dukungan ke Paslon SBS-WT

Ribuan pendukung SBS-WT 👆

Bahkan tanpa disuruh dan dikendalikan , secara spontan Ribuan Warga desa Kemanasa tumpah ruah di sepanjang jalan dari titik pertemuan sebelumnya di Desa Harekakae hingga desa  Kamanasa  bertujuan ingin mengawal dan menyaksikan secara langsung Calon Bupati dan wakil Bupati kesayangannya.
Saat paslon SBS-WT melaksanakan kampanye di Desa Kamanasa sabtu (17/10/2020)

Pantauan media ini ,KetuaTim Koalisi Partai Pendukung atau Ketua Tim Pemenangan SBS-WT. Devi Hermin Ndolu bersama aparat kepolisian kalang kabut menertibkan simpatisan pendukung SBS-WT.

Saat dijumpai dilokasi,Devi  mengatakan, Ribuan masa ini secara spontan datang dengan sendirinya untuk menyaksikan Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang dicintainya kita tidak mengerahkan masa bahkan saya Bersama aparat kepolisian turun tangan langsung untuk menertibkan supaya tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan  ,

“Kita sudah memperingati kepada pendukung SBS – WT agar jangan konvoi  namun apa mau dikata mereka terprovokasi dengan postingan salah satu akun Yutube pendukung paket sebelah  Video yang beredar di Akun Youtube dan dibagikan ke Facebook  Kamis Pagi (16/10/2020), Desa  Kamanasa Deklarasi Tolak Kampanye SBS-WT”

Postingan akun Yutube itu  membuat ribuan masa pendukung SBS-WT secara spontan turun dan mengawal calon bupati yang dicintainya

Postingan Akun Youtube itu benar – benar membuat masa pendukung SBS-WT terprovokasi dan dinilai  melanggar Undang -undang  dan bisa dikenakan pidana

Lanjut Devi ,Kuasa Hukum SBS-WT sudah mempersiapkan berkas guna melaporkan kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti terkait postingan HOAXS itu.(tim-red)

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan