Proses KBM Kesek SMAN Harekakae Bakal Gelar Pertemuan Dengan Orang Tua Murid

Kepala Sekolah (Kesek ) sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) Harekakae kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka – Provinsi NTT Bakal menggelar pertemuan dengan orang tua siswa

Tujuan Pertemuan dengan orang tua siswa Guna menyepakati  bagaimana  proses pembelajaran itu berlangsung,  apakah melalui daring, luring (tatap muka) atau BDR (Belajar Dari Rumah) dan akan dituangkan dalam kesepakatan bersama.

Direncanakan pertemuan dengan orang tua siswa itu digelar mulai besok, Selasa (21/7) hingga Kamis (23/7).

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMAN Harekakae, Robertus Bria Tahuk, SPd kepada media ini Senin ( 20/7-2020)

Dikatakannya, menindak lanjuti Instruksi Gubernur dan Edaran  Kadis Pendidikan Provinsi NTT sekaligus edaran Bupati Malaka melalui Sekda Malaka memerintahkan kepada seluruh satuan pendidikan  yang ada di wilayah Kabupaten Malaka mulai dari Paud hingga Perguruan Tinggi untuk melakukan berbagai persiapan terkait proses pembelajaran tahun 2020/2021.

“Persiapan itu harus mendatangkan para orang tua ke sekolah untuk menyepakati apakah proses pembelajaran itu berlangsung,  apakah melalui daring, luring (tatap muka) atau BDR (Belajar Dari Rumah)”.

“Seluruh dewan guru menggelar rapat untuk menetapkan program kerja sekolah.  Pada hari Selasa besok  orang tua siswa kelas X datang ke Sekolah untuk menggelar pertemuan. Selanjutnya orang tua siswa  kelas XI pada hari Rabu  dan  Kamis orang tua siswa kelas  XII”.

“Sementara itu  Bapak/Ibu guru menggelar Bimtek untuk persiapkan modul materi ajar dan bahan ajar lainnya untuk persiapan proses pembelajaran kedepan”.

“Hasil kesepakatan sekolah dengan orang tua akan dituangkan dalam berita acara,persetujuan orang tua agar pembelajaran bisa berjalan”.

“Ada dua opsi yang ditawarkan. Pertama, Opsi Sift artinya seluruh siswa dalam hari yang sama buat proses pembelajaran mulai pagi hari hingga sore hari”.

“Opsi kedua, Sistim Silang , SMA Harekakae  menetapkan dalam satu pekan untuk setiap kelas dibuat penjenjangan. Misalnya dalam satu minggu setiap kelas masuk untuk tatap muka. Sementara untuk dua kelas lainnya BDR dan seterusnya”.

“Saat siswa tidak masuk sekolah itu bukan berarti  libur tetapi mereka diberi pembelajaran on line melalui WA Group dan tetap dipantau guru melalui Group”

“Hasil kegiatannya akan dikumpulkan saat tatap muka sesuai jadwal(Ananda)

Berita Lain 👇