23 Juli 2024

Respon Cepat Selesaikan Masalah, Kades Sumur Rapatkan Kedua Nelayan Berselisih

Spread the love

Lamsel-Lampung , www.libasmalaka.com – Nelayan Dusun Sumur Induk Desa Sumur Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan melalui masing-masing perwakilan melaporkan ada nya nelayan yang berasal dari luar daerah mencari ikan di perairan wilayah setempat, Selasa (25/11/2019).

Para nelayan dari luar daerah tersebut berasal dari Sumenep Madura yang menumpang bersandar di dermaga Dusun Sumur Induk kelurahan Sumur Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan.

Solihin selaku perwakilan nelayan setempat mengatakan, Tujuan dirinya mengahadap Kades Sumur Nyoman Prima Wijaya guna melaporkan perihal adanya aktifitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan dari luar daerah.

“Kami akan mengadukan perihal penangkapan ikan oleh nelayan dari luar daerah, menurut informasi dari rekan kita nelayan yang berlabuh di dermaga Dusun Sumur Induk merupakan nelayan dari Sumenep Madura,” Katanya.

Lanjutnya, Dengan adanya aktifitas yang dilakukan nelayan dari luar daerah tersebut membuat resah nelayan dari dusun Sumur Induk.

“Nelayan yang ada diDusun Sumur Induk mulai resah, sebab akhir-akhir ini  kalau mereka turun mencari ikan kelaut hasilnya mulai berkurang kadang-kadang juga tidak dapat menghasilkan ikan sama sekali karena nelayan dari pihak luar daerah tersebut hampir tiap malam  mencari ikan di seputaran perairan desa ini,” Ujarnya.

Terpisah, Hasil dari pantauan pewarta dilokasi, Imade Prima Wijaya selaku kades Sumur menanggapi aduan dari warganya, Ia menyikapi aduan dengan cara mengadakan sosialisasi terhadap dua nelayan. Selasa (05/11/2019)

Imade didampingi kasat pol air, Kapolsek, Babinsa mengungkapkan tujuan dengan ditemukannya kedua nelayan agar persoalan secepatnya diselesaikan.

“Kalau tidak ditanggapi takut nya nanti makin memanas dan berujung bentrok antar nelayan yang ada di Desa sumur ini, maka dari itu kami selaku Pemerintah desa berkewajiban menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada didesa termasuk persoalan nelayan,” Ungkapnya.

Masih dalam ungkapanya, Imade berharap, Setelah terjalin kesepakatan antar kedua nelayan untuk tidak bentrok.

“Kami dari pihak desa dan pihak penegak hukum, tidak mau kalau masalah ini membuat perpecahan sesama nelayan hanya karena masalah kecil, dan kalau  tidak cepat kita sikapi akan timbul pertikaian dan main hakim sendiri itu yang kita tidak inginkan,” Tutupnya.  (Iwan/Saf)

About Post Author