Jadilah Juru Bicara Pemerintah yang Profesional

Rote Ndao.libasmalaka.com-Demikian intisari sambutan Gubernur NTT, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M.Saek,SE,M.Si saat membuka kegiatan Rapat Kerja Kehumasan bagi Aparatur Humas dan Protokol Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT, bertempat di aula rumah jabatan Bupati Rote Ndao malam tadi, Rabu (24/4).

“Humas Pemerintah merupakan ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja pemerintah. Karenanya, humas sebagai corong pemerintah dituntut kemampuannya dalam menghadapi tantangan dan perubahan jaman yg sangat cepat. Terutma, dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan era komunikasi terbuka saat ini” begitu pinta gubernur NTT.

Lebih lanjut gubernur menegaskan, setiap aparat humas harus bisa meningkatkan kemampuan pribadinya, agar menjadi aparat humas yg profesional dan berintegritas.

Hal itu diperlukan, agar setiap statement yang disampaikan kepala daerah bisa diterjemahkan secara baik oleh seorang aparat humas. Humas sebagai corong penerintah harus mampu melakukan itu, agar pesan pemerintah dapat dicerna dan diimplementasikan secara nyata oleh masyarakat.

“Aparatur humas harus mampu berpikir _out of the box_, agar bisa cepat dan tepat membaca tanda-tanda jaman,” demikian akhir pesan Gubernur Laiskodat.

“Terima kasih sudah memilih Kabupaten Rote Ndao sebagai tuan rumah pelaksanaan Raker Kehumasan 2019 ini. Kabupaten Rote Ndao adalah sebuah daerah potensial pariwisata. Daerah yang prospektif, dengan keunikan kekayaan alam dan budaya, sangat mengagumkan dunia” demikian tambah Wakil Bupati Saek setelah membacakan sambutan Gubernur NTT dalam kegiatan yang juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, pìmpinan perangkat daerah dan pimpinan BUMD setempat.

Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao itu mengajak setiap peserta raker untuk terus mengunjungi Kabupaten Terselatan NKRI itu. Beliau juga meminta agar keindahan kabupatennya bisa diceritakan kepada semua orang. Ia berharap, setiap orang bisa berkunjung, menikmati keindahan alam yang merupakan anugerah Tuhan yang mulia bagi NTT, khususnya bagi Rote Ndao.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kabag Pelayanan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, Elisabeth Lenggu ketika membacakan laporan panitia, menyampaikan apresiasi terhadap partisipasi peserta. Dia menyebutkan bahwa raker kali ini merupakan raker terbesar dari segi kehadiran, raker ini dihadiri oleh 21 kabupaten di NTT, kecuali kabultan Ende yang berhalangan. Jumlah peserta Raker Kehumasan di Ba’a kali ini sebanyak 68 orang, berasal dari Bagian Humas dan Protokol Kabupaten dan kota di NTT. (Ananda)

Demikian Siaran Pers Biro Humas dan Protokol NTT untuk dipublikasikan. Terima kasih dan Salam Sukses… 🙏🙏🇮🇩🇮🇩

%d blogger menyukai ini: