Sab. Sep 26th, 2020

Semangat Nasionalisme di Perbatasan RI -RDTL Bersama Dinas Kominfo, Aatgaa Yonif 408/SBH dan Warga

Atambua, Lintasbatas.com – Dengan Semangat Nasionalisme Dinas kominfo kabupaten Belu menggelar Pemutaran film Perjuangan dan Film dokumenter di pusat keramaian Simpang Tiga Dusun Lahoa Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi Kabupaten Belu. Jumat, 22/2/2019.

Hadir dalam kesempatan tersebut yakni ; Dinas Kominfo Kabupaten belu selaku penyelenggara ,Kasi Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (Agustinus Sila) beserta Staf Kominfo Belu
Kepala desa Fohoeka; Agustinus berek beserta masyarakat desa setempat sebanyak 125 orang ,Danpos Perbatasan Laktutus Yonif Raider 408/Sbh ,Sertu Martini bersama jajaran Anhgota Pos

Kegiatan pemutaran film tersebut dimaksudkan selain menghibur masyarakat desa perbatasan sekaligus untuk menanamkan semangat nasionalisme bagi generasi muda penerus bangsa akan pentingnya perjuangan para pahlawan dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah dimana,Film yang diputar menyangkut film perang kemerdekaan melawan penjajah Jepang, film dokumenter Kampung Adat Nualain dan film dokumenter peresmian pos lintas batas motaain.

Kepala desa Fohoeka ;Agustus berek dalam kesempatan tersebut kepada media menyampaikan “Rasa terima kasih kepada dinas kominfo Belu yang sudah meluangkan waktu untuk mengadakan Kegiatan Pemutaran film perjuangan kepada Warga sehingga melalui pemutaran film ini masyarakat bisa mengenang kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dimedan perang saat memperjuangkan kemerdekaan negara Indonesia,”

Dengan harapan pada tanggal 17 Agustus tahun 2019 mendatang dinas kominfo Belu bisa melakukan kembali pemutaran film perjuangan di desa Fohoeka,”Ujar Agustinus

Sementara Dan Pos Perbatasan Laktutus Yonif Raider 408/Sbh (Sertu Martini) mengakui dirinya merasa bangga karena dinas kominfo belu Sudah melakukan pemutaran film perjuangan karena menurutnya melalui film perjuangan dan dokumenter bisa memberikan hiburan dan penyegaran bagi masyarakat desa fohoeka sehingga bisa diambil hikmahnya melalui film tersebut seperti film adat Nualain,”Tutur Martini

Lebih lanjut Danpos Laktutus juga menyampaikan
“Melalui pemutaran film bisa memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat desa demi perkembangan wilayah Desa Fohoeka , terkait film perjuangan dirinya bisa diambil hikmahnya untuk meraih kemerdekaan melalui para pendahulu kita sehingga generasi muda bisa menikmati kemerdekaan hingga saat ini,”Pungkas Martini,(bgr/Junedmbs)

error: Ketahuan lo Mau Copi Paste Yaa
%d blogger menyukai ini: