Tim Kesebelasan SMA Fajartimur Haitimuk Faperta Cup 2019 yang digelar di Kupang

Malaka – Kesebelasan tim sepak bola SMA Fajar Timur Haitimuk -Malaka memastikan diri akan berpartisipasi dalam laga memperebutkan Faperta Cup 2019 yang digelar di Kupang 14 September mendatang.

Kesebelasan SMA Fajar Timur Haitimuk Malaka akan menampilkan permainan terbaiknya dan berupaya untuk mencapai hasil lebih baik dari capaian Faperta Cup tahun lalu.

Ketua Askab PSSI Malaka, Adrianus Bria Seran mengatakan hal itu kepada wartawan disela pertandingan persahabatan tim SMA Fajar Timur Haitimuk VS Tim U 17 Soeratin Cup di lapangan Haitimuk, Selasa (3/9-2019).

Dikatakannya, tim SMA Fajar Timur Haitimuk baru mengikuti pertama kali turnamen Faperta Cup tahun 2018 lalu dan berhasil masuk semifinal dan juara 4 dalam turnamen itu.

“Tahun ini tim kita tetap berpartisipasi dalam turnamen itu dan kita sudah siapkan para pemain menghadapi laga penting itu”

“Pemain kita siap bertanding dan target kita harus lebih baik dari tahun lalu dalam turnamen yang sama”

“Kita berharap Panitia penyelenggara bisa meninjau kembali regulasi pertandingan dalam turnamen itu sehingga bisa memberikan motivasi bagi tim SMA agar berpartisipasi dalam turnamen itu”

” Kita harapkan mulai babak penyisihan hingga semifinal pembagian pool SMA VS SMA dan Perguruan Tinggi VS Perguruan Tinggi dan saat pertandingan final baru mempertemukan SMA VS Perguruan Tinggi sehingga ada keterwakilan dua kelompok pendidikan yakni SMA dan Perguruan Tinggi”

“Tahun lalu Panitia melakukan pertandingan silang saat semifinal antara Perguruan tinggi VS SMA sehingga kurang seru karena kelasnya beda”

” Kalau memang arah turnamen ini untuk mencari bibit sepak bola tentu para siswa SMA perlu diberi kesempatan bertanding di final lawan perguruan tinggi sehingga motivasi bertanding anak-anak SMA bisa terpacu untuk memberikan yang terbaik dalam turnamen itu”

” Dari aspek umur dan fisik tentu siswa SMA berada dibawah mahasiswa sehingga,perlu dicarikan solusi dan diberi kesempatan bertanding di final agar roh turnamen itu lebih hidup dan berdampak positif bagi tim yang berpartisipasi”(ed bagas)

%d blogger menyukai ini: