Bisnis Holtikultura Semakin Menggairahkan

Malaka – Bisnis tanaman hortikultura berupa aneka sayuran di Malaka semakin bergairah. Selama tahun 2019 rakyat sudah melakukan penanaman kurang lebih 100 hektar dibawah bimbingan dinas teknis.

Dinas TPHP Kabupaten Malaka melalui penyuluh pertanian bekerja sama dengan mahasiswa KKN Politani Kupang melakukan pendampingan kepada petani agar bisa membudidayakan aneka sayuran selain untuk konsumsi juga untuk melayani kebutuhan pasar lokal Malaka termasuk melayani permintaan aneka sayuran dari luar Malaka.

Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun, Rabu (19/9-2019).

Dikatakannya, gerakan untuk menanam sayur dalam skala usaha dimulai menjelang pelaksanaan ETMC 2019 di Malaka Juli lalu.

“Petani melihat dan memanfaatkan peluang itu dan mereka melihat ternyata bisnis aneka sayuran juga sangat menjanjikan tidak kalah dengan hasil tanaman pangan lainnya”

“Petani sudah menyadari hal itu dan saat ini mereka membudidayakan aneka sayuran secara intensif dan berkesinambungan sebagai sumber pendapatan baru”

“Meinset petani saat ini sudah mulai berubah dan mereka sudah mampu menangkap peluang itu ”

“Beberapa tahun belakangan ini warga Malaka sering mendapatkan suplay sayur dari kabupaten tetangga namun saat ini kebutuhan aneka sayuran sudah diproduksi sendiri para petani Malaka”

“Untuk memenuhi kebutuhan sayuran di Kota Betun para pedang di pasar lokal sudah mendapatkan suplay aneka sayuran dari petani kita”

“Dari pantauan di lapangan hingga akhir bulan September ini petani yang sementara membudidayakan aneka sayuran sebanyak 25 hektar dan siap panen”

“Pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati SBS tetap memberikan dorongan dan memotivasi petani agar tetap mengoptimalkan lahan untuk menanam aneka sayuran sebagai sumber pendapatan baru bagi petani”

“Bupati sudah minta kepada kami di dinas teknis agar terus turba melakukan pendampingan agar petani Malaka tetap mengoptimalkan potensi lahan yang dimiliki untuk menanam aneka tanaman sehingga rakyat Malaka terus berkelimpahan makanan” (tim tphp)