Paparkan Visi-Misi, Dimas Roni Prasetyo Baskoro Tegaskan Komitmen Antikorupsi
Palas, libasmalaka.com – Calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, nomor urut 2, Dimas Roni Prasetyo Baskoro, S.Pd., memaparkan lima poin visi dan misi dalam kegiatan deklarasi dan pemaparan visi-misi calon PAW Kepala Desa Bangunan.
Dalam pemaparannya, Dimas menegaskan keinginannya membawa Desa Bangunan menjadi desa yang religius, transparan, produktif, serta memiliki perekonomian kreatif dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan masyarakat.
Adapun lima poin visi dan misi yang disampaikan Dimas, yakni mewujudkan masyarakat Desa Bangunan yang religius, aktif, dan produktif; menjadikan pemerintahan desa yang transparan dan responsif; mendorong terwujudnya desa dengan ekonomi kreatif; memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat; serta memastikan pembangunan desa tidak hanya menguntungkan kepentingan pribadi maupun golongan tertentu.
Tak hanya memaparkan visi-misi, Dimas juga menyampaikan komitmen tegas terkait pemberantasan korupsi apabila dirinya diberikan amanah memimpin Desa Bangunan.
“Komitmen saya adalah ketika saya diamanahi dan terpilih, saya siap. Jika saya melakukan tindak pidana korupsi dan pada hari itu ada bukti yang nyata, pada hari itu juga saya siap mengundurkan diri dan siap diberhentikan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan PAW Kepala Desa Bangunan, Anggi Antoni, mengatakan kegiatan deklarasi dan pemaparan visi-misi tersebut digelar agar masyarakat dapat mengetahui secara langsung arah pembangunan dan program kerja yang ditawarkan masing-masing calon.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan kampanye terakhir. Setelah itu, tidak ada lagi kegiatan kampanye pada 2 November 2026.
“Ini masih dalam tahapan kampanye terakhir dan tidak ada lagi kampanye pada tanggal 2 November 2026. Waktu pencoblosan tanggal 11 November 2026,” ungkap Anggi.
Sebelumnya, Camat Palas, Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep., mengingatkan seluruh masyarakat agar menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, masyarakat diminta tetap mengedepankan persaudaraan, tidak saling memprovokasi, serta mematuhi peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku.
“Semua boleh punya pilihan. Lakukan dengan cara yang baik agar hasilnya baik dan terpilih pemimpin yang baik serta amanah untuk Bangunan. Beda pilihan boleh, tetapi tetap damai. Kita semua adalah saudara, jangan saling memprovokasi,” pesannya.
Hal senada disampaikan Pj. Kepala Desa Bangunan, Muslim Idrus, S.E. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
“Dalam pemilihan tentunya ada yang menang dan ada yang kalah. Siapa pun yang menang, diharapkan masyarakat tetap aman dan tenteram. Tidak ada kata terpecah belah, tetap bersatu untuk membangun Desa Bangunan agar lebih maju lagi,” ujarnya.
Terpisah, calon PAW Kepala Desa Bangunan nomor urut 1, Dewie Pujie Wahyuni, S.Sos., menyatakan kesiapannya menerima apa pun hasil pemilihan, baik menang maupun kalah.
Ia menegaskan, apabila tidak terpilih, dirinya tetap bersedia membantu pemerintah desa demi kemajuan dan pembangunan Desa Bangunan.
Dengan demikian, seluruh tahapan pemilihan PAW Kepala Desa Bangunan diharapkan berjalan aman, damai, dan demokratis hingga hari pencoblosan pada 11 November 2026. (Saf)
