26 Oktober 2026

Polres Malaka Gelar Operasi Patuh Turangga 2026, Tekan Angka Kecelakaan yang Meningkat

Screenshot_20261026-185029
Spread the love

libasmalaka.com — Polres Malaka secara resmi membuka pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026 melalui apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M., di Lapangan Apel Polres Malaka, Jalan Ahmad Yani No. 10, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, pada Senin (26/10/2026).

Apel dimulai pukul 07.50 WITA dan berfungsi sebagai momen pengecekan kesiapan personel, sarana, prasarana, serta penguatan sinergi lintas sektoral sebelum operasi berjalan. Kegiatan dihadiri Wakapolres Malaka, Danramil 1605-04 Betun, pejabat utama Polres Malaka, para Kapolsek jajaran, Kepala UPTD Kabupaten Malaka, Kepala PT Jasa Raharja Malaka, serta personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Riki Ganjar, menegaskan Operasi Patuh Turangga 2026 mengusung tema: “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” Operasi ini menjadi langkah strategis meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

Data Kecelakaan Lalu Lintas

Berdasarkan data aplikasi Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Ditlantas Polda NTT, sepanjang tahun 2026 tercatat 66 kejadian kecelakaan, dengan rincian:

– 6 orang meninggal dunia

– 13 orang luka berat

– 116 orang luka ringan

Angka ini mengalami peningkatan 9 kejadian atau sekitar 15,78% dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 57 kejadian. Data ini menjadi perhatian bersama agar seluruh pihak semakin serius membangun kesadaran berlalu lintas dan memperkuat upaya pencegahan.

Jangka Waktu & Fokus Penindakan

Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang humanis dan edukatif, termasuk penggunaan ETLE.

Pelanggaran yang menjadi prioritas:

Penggunaan HP saat berkendara

Mengemudi di bawah pengaruh alkohol

Melawan arus

Berkendara di bawah umur/tanpa SIM

Berboncengan melebihi ketentuan

Tidak menggunakan helm SNI/sabuk pengaman

Melebihi batas kecepatan

Melanggar marka, rambu, dan lampu merah

Pelat nomor tidak sesuai ketentuan

Parkir sembarangan

Pendekatan Humanis dan Edukatif

Kapolres Malaka menekankan seluruh personel agar senantiasa bersikap persuasif, sopan, dan profesional. “Senyum, sapa, dan salam harus menjadi bagian pelayanan. Hindari sikap arogan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Selain penindakan, personel juga diminta memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas melalui media sosial, media massa, serta penyuluhan langsung kepada pelajar, komunitas pengemudi, dan sopir angkutan umum. Sinergi dengan TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, Satpol PP, dan pemangku kepentingan lainnya ditekankan sebagai kunci keberhasilan operasi.

Secara resmi, Kapolres MalakaAKBP Riki Ganjar, menyatakan dimulainya Operasi Patuh Turangga 2026 pada pukul 08.00 WITA. Apel berakhir pukul 08.10 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Melalui operasi ini, Polres Malaka mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara, bukan sekadar karena adanya operasi. Kepatuhan adalah bentuk tanggung jawab melindungi diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.

Polisi Bersama Masyarakat — Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan di Kabupaten Malaka.

Sumber : Humas Polres Malaka

Editor. : Edi.S

About Post Author