6 Oktober 2026

Diduga Pemalsuan Data Desa di Jenu Untuk Bantuan Petani Laut Atau Nelayan Terkait Penyelewengan BBM Solar

1791165745851
Spread the love

TUBAN – Dugaan praktik pemalsuan data penerima bantuan kembali mencuat di wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Kali ini menyeret data petani laut atau nelayan kecil yang disebut-sebut dimanipulasi oleh oknum di tingkat Desa, Setelah ditelusuri oleh tim Investigasi langsung turun ke lapangan memang benar adanya data terjadi dimanipulasi, Sabtu 3 Oktober 2026.

Informasi yang dihimpun, sejumlah nama yang terdaftar sebagai penerima bantuan untuk petani laut di salah satu Desa di Jenu diduga bukan merupakan nelayan aktif.

“Dimana pelaku pengangsu dengan alasan pemilik surat lagi berlayar, Sangat janggal sekali alasannya Sebaliknya, nelayan yang benar-benar melaut setiap hari justru tidak terdata,” Ujar dua pengangsu BBM solar.

“Yang dapat bantuan malah orang yang tidak pernah ke laut. Kita yang tiap hari melaut malah tidak dapat. Data dari desanya yang salah,” dikeluhkan salah satu nelayan Jenu yang meminta namanya tidak ditulis, Jumat (3/10/26).

Modus dugaan pemalsuan ini dilakukan dengan cara memasukkan nama keluarga atau kerabat yang tidak berprofesi sebagai nelayan ke dalam daftar penerima bantuan BBM solar bersubsidi, alat tangkap, hingga bantuan langsung tunai (BLT) nelayan.

Akibatnya, penyaluran bantuan menjadi tidak tepat sasaran dan merugikan nelayan asli.

Sementara itu, warga mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tuban serta Inspektorat untuk turun melakukan audit, verifikasi faktual di lapangan dan melakukan penìndakan oknum pegawai SPBU yang bermain bersama para pengangsu BBM solar subsidi.

Pemerhati kebijakan publik dari UNAIR menyebut, jika terbukti ada pemalsuan data, hal itu bisa masuk kategori penyalahgunaan wewenang dan merugikan keuangan negara.

(Tim)

About Post Author