Bukan Instan, Ini Rekam Jejak AKP Adik Agus Putrawan : Dari Pemburu Kejahatan Jalanan Jatanras Polda Jatim dari Sidoarjo hingga Moncer Jadi Kasat Narkoba Tanjung Perak
SURABAYA – AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. kini menjadi salah satu perwira pembuat prestasi di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berkat rekam jejaknya yang kuat di bidang reserse kriminal dan pemberantasan narkotika.
Keberhasilannya memimpin Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak menduduki posisi Juara II tingkat Polda Jatim menegaskan kompetensinya sebagai perwira lapangan yang matang lewat berbagai penugasan taktis.
15 September 2026, Di balik keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyabet penghargaan bergengsi tingkat kepolisian daerah, ada sosok perwira tangguh yang menakhodainya. Ia adalah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. Rekam jejak digital dan catatannya di lapangan membuktikan bahwa posisinya saat ini bukanlah lompatan instan, melainkan buah dari kematangan karier panjang di dunia reserse kriminal.
Sebelum dipercaya memegang tongkat komando pemberantasan narkoba di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus dikenal sebagai pemburu bandit dan penjaga kamtibmas yang aktif di wilayah hukum Polresta Sidoarjo.
“Matang di Jalur Reserse Lapangan”
Berdasarkan data resmi Humas Polri, AKP Adik Agus Putrawan menghabiskan sebagian besar perjalanan kariernya di fungsi krusial kepolisian, yakni Reserse Kriminal (Reskrim) dan Pembinaan Masyarakat (Binmas). Sebelum tahun 2024, dirinya tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kanit Binmas Polsek Gedangan dan Kanit Reskrim Polsek Tanggulangin.
Kariernya semakin melesat ketika resmi dilantik sebagai Kanit Reskrim Polsek Waru pada 2 Oktober 2024. Di bawah komandonya, Unit Reskrim Polsek Waru dikenal sangat progresif dalam menyikat habis perkara kriminalitas, mulai dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kureksari, pencurian dengan pemberatan (curat), tindak pidana narkotika, hingga menjaga stabilitas kawasan vital Terminal Purabaya.
Nama AKP Adik Agus berulang kali menghiasi lini masa media nasional, Pada Agustus 2025, ia menjadi sorotan publik saat memimpin penyelidikan dan membongkar kasus pengeroyokan calo penumpang di Terminal Purabaya. Tak berselang lama, pada November 2025, kesigapannya kembali diuji dan menuai apresiasi saat menangani kasus gangguan ketertiban umum oleh seorang pria yang membuat keributan di terminal dan mengaku sebagai nabi.
“Transformasi Menuju Puncak Prestasi di Tanjung Perak”
Kematangan di medan konflik dan kelihaiannya melakukan penyidikan lapangan membuat pimpinan Polri memberikan promosi besar. Pada Januari 2026, melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) resmi, AKP Adik Agus Putrawan ditarik ke Kota Surabaya untuk menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggantikan AKP Suparlan.
Hanya butuh waktu singkat bagi lulusan Magister Hukum ini untuk beradaptasi. Gaya kepemimpinannya yang menekankan pada pengungkapan kasus berbasis kerja tim (teamwork) langsung membuahkan hasil masif. Dalam kurun waktu sekitar empat bulan pertama kepemimpinannya, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak dilaporkan berhasil menggulung “sekitar 600” kasus narkoba di wilayah pelabuhan dan sekitarnya.
Puncaknya terjadi pada 29 Juli 2026. Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak secara resmi dinobatkan sebagai Juara II Kategori Pengungkapan Kasus Terbanyak Kelompok A Semester I 2026 tingkat Polda Jawa Timur. Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan yang mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto kepada AKP Adik Agus Putrawan.
“Gaya Kepemimpinan yang Humanis dan Apresiatif”
Selain garang terhadap pelaku kejahatan, perwira yang juga sempat disebut memiliki latar belakang Korps Brimob ini dikenal memiliki sisi kepemimpinan yang sangat mengayomi anggotanya. Bersamaan dengan euforia prestasi di tingkat polda, pada Juli 2026, AKP Adik Agus secara khusus memberikan penghargaan internal kepada lima personel Satresnarkoba yang dinilai memiliki loyalitas, kinerja, dan komitmen luar biasa tinggi dalam tugas.
Gaya kepemimpinan dua sisi—tegas sebagai penyidik lapangan dan apresiatif sebagai komandan kesatuan—membuat nama AKP Adik Agus Putrawan diprediksi akan terus menjadi aset berharga bagi Korps Bhayangkara dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Jawa Timur. (Yud)
“Artikel Sumber Tim Group Komunitas Jurnalis Nusantara – KJN”
