Dorong Produktivitas Pertanian Warga, Babinsa Gesang Dampingi Pengolahan Lahan Sawah
LUMAJANG – Upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui pendampingan langsung di lapangan. Babinsa Gesang Koramil 0821-10/Tempeh Serda M. Eko Widodo melaksanakan kegiatan pendampingan pengolahan lahan dengan membantu pembajakan sawah milik petani anggota Kelompok Tani (Poktan) Tirto II di Dusun Kebonan RT 005 RW 006 Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan pembajakan tersebut dilakukan pada lahan sawah milik Rudi dengan luas kurang lebih 1 hektare. Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi bersama petani dalam mempersiapkan lahan agar lebih optimal sebelum memasuki tahap penanaman.
Dengan pengolahan tanah yang baik, diharapkan kondisi lahan menjadi lebih siap untuk mendukung pertumbuhan tanaman serta meningkatkan hasil produksi pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah petani juga menjadi wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.
Dalam kesempatan itu, Serda M. Eko Widodo mengatakan bahwa pendampingan pertanian akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat petani. Menurutnya, pengolahan lahan merupakan tahap penting yang harus diperhatikan agar hasil pertanian dapat lebih maksimal.
“Kami akan terus mendukung para petani di wilayah binaan, mulai dari pengolahan lahan hingga proses pertanian lainnya. Harapannya, produktivitas pertanian dapat meningkat dan turut mendukung program ketahanan pangan,” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Poktan Tirto II Rizal menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa sangat membantu para petani dalam proses pengolahan lahan. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga semakin mempererat hubungan kerja sama antara TNI dan kelompok tani.
“Pendampingan Babinsa sangat membantu kami para petani dalam mempersiapkan lahan. Dengan adanya kebersamaan seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan semangat petani semakin meningkat untuk mengelola pertanian,” ujarnya.
Melalui kegiatan pendampingan tersebut, sinergi antara Babinsa dan kelompok tani diharapkan semakin kuat dalam menciptakan pertanian yang maju, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821/Yud)
