18 Agustus 2026

Adanya Keluhan Rumah Miring dan Bocor di Sukaraja, Camat Firdaus ; Insya Allah, Tahun Ini RTLH Suhermanto Terealisasi Bedah Rumah 

InCollage_20260818_180204248
Spread the love

libasmalaka.com, Lamsel – Adanya keluhan rumah miring dan bocor milik Suhermanto (44) Warga Dusun Cukuh Desa RT/ RW 014/000 Desa Sukaraja Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Camat setempat, Firdaus, SE. angkat bicara

Menurut Camat Rajabasa, Firdaus rumah milik Suhermanto warga desa tersebut telah masuk usulan bedah rumah di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lampung Selatan,” Saya sudah konfirmasi dinas terkait dan ternyata rumah milik Suhermanto sudah masuk usulannya,” Ungkap Camat Firdaus kepada pewarta media ini. Selasa (18/08/2026).

” Insya Allah, tahun ini rumah  Suhermanto akan mendapatkan program bedah rumah, Insya Allah yah, kita doakan saja,’ Sambung Camat Firdaus.

Masih kata Camat Firdaus, Bupati Lampung Selatan dibawah kepemimpinan bupati Radityo Egi Pratama salah satu program nya adalah bedah rumah tidak layak huni (RTLH),” Bupati sangat cinta dan sayang sama masyarakatnya terutama kepada masyarakat yang kurang mampu.

” RTLH milik Suhermanto itu telah di tanggapi langsung Dinas Perkim Lamsel, jadi tinggal menunggu saja, harapan kami beliau sabar, Insya Allah akan terealisasi tahun ini,” Ujarnya.

” Tak hanya milik Suhermanto, RTLH milik masyarakat yang kurang mampu lainyapun akan mendapatkan program bedah rumah,” Ucapnya.

Sebelumnya melalui pemberitaan media, Ria (40) istri Suhermanto mengungkapkan, Bangunan berdiri diatas tanah milik pribadinya itu sudah miring dikhawatirkan roboh jika ada angin kencang,” Atapnyapun sudah bocor, Kami harap kepada Pemerintah dibawah bupati Radityo Egi Pratama untuk bantu kamu,” Ungkapnya.

Selain tempat tinggal sudah miring, dinding yang terbuat dari bilikpun sudah banyak yang rusak,” Karena kondisi tempat tinggal sudah rusak parah, tidak sehat, dan membahayakan keselamatan, sementara ekonomi keluarga sangat terbatas untuk biaya perbaikan,” Tambahnya.

Hal serupa diungkapkan, Suhermanto, Kоndіѕі rumаhnуа sudah lаmа seperti іtu, namun іа tidak memiliki kеmаmрuаn untuk mеmреrbаіkіnуа,  Mеѕkі tіdаk lауаk hunі, реnghunі rumah tеrраkѕа tetap tіnggаl kаrеnа kеtеrbаtаѕаn еkоnоmі.

“Saya hanya seorang nelayan yang berpenghasilan kecil pendapatan saya hanya cukup untuk makan dan biaya pendidikan anakpun masih dikatakan kurang,” Kata Suhermanto.

“Tоlоng dibantu diajukan untuk dіbеdаh rumаh, Ngeri, tаkut аmbruk. Kami wаѕ-wаѕ tаkut roboh, Kаmі mоhоn tоlоng аjukаn kе Pemkab Lamsel аtаu siapa ѕаjа yang bіѕа bаntu,” Ujarnya dеngаn nada sedih.

Terkait hal itu, Kepala desa (Kades) Sukaraja, M. Yusuf mеmbеnаrkаn kondisi tеrѕеbut. Iа menyebut rumаh іtu bukаn ѕаtu-ѕаtunуа уаng mеmbutuhkаn реrhаtіаn Pemkab Lamsel,” Kami sudah ajukan untuk perbaikan rumah tidak yak huni ( RTLH) namun karena kuota sampai saat ini belum terealisasi,” Jelas M. Yusuf kepada pewarta media ini

“Desa ini desa terpadat penduduknya di Kecamatan Rajabasa jadi masih ada puluhan RTLH yang belum terealisasi, Kamu sudah ajukan tapi belum ada realisasi,” Lanjutnya

Diakhir ungkapanya, M. Yusuf juga berharap kepada Dinas Perkim di bawah kepemimpinan bupati Radityo Egi Pratama agar menyegarakan perbaikan RTLH didesanya,” Khususnya rumah Suhermanto dan umumnya RTLH milik warga lainya yang jumlahnya puluhan itu,” Tutup M. Yusuf.  ( Saf)

About Post Author