Dampingi Petani Sejak Awal Tanam, Babinsa Tempursari Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan
LUMAJANG – Komitmen TNI AD melalui peran Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan kepada para petani. Seperti yang dilakukan Babinsa Tempursari Koramil 0821-18/Tempursari, Peltu Dwi Hasim As’ari, yang melaksanakan pendampingan pengolahan lahan sekaligus tanam padi dan penyulaman bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani 3 di lahan milik Agus seluas 2 hektare, Dusun Krajan, Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (5/8/2026).
Pendampingan tersebut menjadi wujud sinergi antara Babinsa dan petani dalam memastikan setiap tahapan budidaya padi berjalan optimal. Selain membantu proses pengolahan lahan, Babinsa juga ikut terlibat dalam penyulaman tanaman padi guna mengganti bibit yang tidak tumbuh dengan baik sehingga pertumbuhan tanaman dapat lebih seragam dan hasil panen diharapkan meningkat.
Peltu Dwi Hasim As’ari mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan di daerah.
“Pendampingan ini tidak hanya sebatas membantu pekerjaan di sawah, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dengan para petani. Melalui kerja sama yang baik, kami berharap proses budidaya padi dapat berjalan lancar dan memberikan hasil panen yang maksimal,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Poktan Karya Tani 3, Jatmiko, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang dilakukan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa memberikan semangat dan motivasi bagi para anggota kelompok tani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran Pak Babinsa yang selalu mendampingi kegiatan di lapangan. Kehadiran beliau tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga memperkuat kekompakan para petani dalam bekerja bersama. Dengan kebersamaan seperti ini, kami semakin optimistis dapat meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Tempursari,” pungkasnya.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan sinergi antara TNI dan para petani semakin kuat, sehingga mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di wilayah. (Pendim0821/Yud)
