22 Juli 2026

Mandat PWNU Jatim Menguat, Gus Kikin Siap Bertarung dalam Bursa Ketum PBNU

IMG-20260722-WA0195
Spread the love

Jombang – Konstelasi menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) semakin menghangat. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur bersama jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur memberikan mandat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode mendatang.
Rabu, 22/07/2026.

Mandat tersebut merupakan hasil konsolidasi dan serangkaian rapat internal PWNU Jatim yang kemudian diperkuat melalui koordinasi bersama PCNU se-Jawa Timur. Keputusan itu ditegaskan bukan atas keinginan pribadi Gus Kikin, melainkan hasil kesepakatan organisasi.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Djawahir, menyampaikan bahwa penugasan Gus Kikin telah melalui proses pembahasan dan pertimbangan bersama. Dukungan tersebut disebut menjadi bentuk kesatuan sikap jajaran NU Jawa Timur dalam menghadapi Muktamar ke-35 NU yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.

Gus Kikin sendiri sebelumnya mengaku tidak memiliki keinginan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Namun, setelah mendapat mandat dari PWNU Jatim dan dukungan jajaran PCNU, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut menyatakan siap menerima amanah dan menjalankan tugas organisasi.

Selain dinilai memiliki pengalaman panjang dalam organisasi NU, Gus Kikin juga dipandang memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman di lingkungan PWNU maupun PBNU, serta latar belakang sebagai pengasuh pesantren. Sosoknya juga dinilai mampu membawa NU ke arah kepemimpinan yang teduh, menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Nahdliyah, serta memperkuat persatuan di tengah dinamika organisasi.
PWNU Jatim juga menilai pentingnya penguatan kembali nilai-nilai dasar perjuangan NU sebagaimana dirumuskan dalam Qanun Asasi oleh Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari sebagai landasan organisasi.

Dengan mandat tersebut, nama Gus Kikin kini resmi masuk dalam peta persaingan bursa calon Ketua Umum PBNU. Dukungan dari Jawa Timur, sebagai salah satu basis terbesar warga Nahdliyin, diperkirakan menjadi salah satu kekuatan penting dalam dinamika politik organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Muktamar ke-35 NU sendiri diproyeksikan menjadi momentum penting bagi arah perjalanan organisasi lima tahun ke depan. Selain memilih kepemimpinan baru, forum tersebut juga akan menjadi ruang konsolidasi dan penentuan arah strategis Nahdlatul Ulama dalam menghadapi berbagai tantangan keumatan, kebangsaan, dan perkembangan zaman.

(MBS)

About Post Author