Khidmat dan Penuh Makna, Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin Gelar Malam Tasyakuran Sambut Tahun Baru 2026 Masehi
WRINGINANOM – Dalam suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan, Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin menggelar Majelis Malam Tasyakuran dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 Masehi, yang dilaksanakan di berada di lingkungan pondok pesantren Al- Iliyin Dusun Sumberwaru, RT 02 RW 03, Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu (31/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Mursyid Tunggal Jam’iyah Sholawat Ibrohimiyah sekaligus Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, Abuya Ahmad Yani Illiyin, serta diikuti dengan penuh antusias oleh para santri, jamaah, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar.
Majelis Malam Tasyakuran ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, kesehatan, dan keselamatan yang telah diberikan sepanjang tahun 2025, sekaligus sebagai ikhtiar spiritual dalam menyongsong datangnya tahun 2026 dengan harapan dan doa yang lebih baik.
Sejak awal acara, suasana religius begitu terasa melalui lantunan sholawat Ibrohimiyah, dzikir bersama, serta doa-doa yang mengalir dengan penuh penghayatan.
Dalam tausiyahnya, Abuya Ahmad Yani Illiyin menegaskan bahwa pergantian tahun hendaknya tidak dimaknai sebagai perayaan yang berlebihan, melainkan dijadikan momentum muhasabah diri, introspeksi, dan pembaruan niat dalam menjalani kehidupan.
Abuya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan setiap pergantian waktu sebagai pengingat akan usia dan tanggung jawab sebagai hamba Allah SWT.
“Pergantian tahun adalah tanda bahwa usia kita terus berkurang. Maka orang yang beruntung adalah mereka yang mampu menjadikan setiap tahun sebagai sarana untuk semakin dekat kepada Allah, memperbaiki akhlak, serta memperbanyak amal sholeh,” dawuh Abuya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, Abuya Ahmad Yani Illiyin juga menekankan pentingnya memperkuat nilai keimanan, menjaga persatuan umat, serta menanamkan kecintaan terhadap ilmu dan akhlakul karimah. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membimbing generasi agar tidak hanyut oleh arus zaman, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Rangkaian acara Majelis Malam Tasyakuran berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Selain pembacaan sholawat dan dzikir, jamaah juga mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan keluarga besar Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin, kemajuan dunia pendidikan pesantren, serta keselamatan bangsa dan negara.
Doa-doa tersebut dipanjatkan dengan harapan agar tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh umat.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah antara santri, jamaah, dan masyarakat. Kehadiran jamaah dari berbagai daerah menunjukkan besarnya kepercayaan dan kecintaan umat terhadap bimbingan spiritual yang diberikan oleh Abuya Ahmad Yani Illiyin beserta keluarga besar Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin.
Melalui penyelenggaraan Majelis Malam Tasyakuran ini, Pondok Pesantren Internasional Al-Illiyin kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya fokus pada penguatan keilmuan, tetapi juga pembinaan spiritual dan akhlak mulia.
Pergantian tahun pun dimaknai sebagai titik awal untuk terus berbenah, memperkuat nilai keislaman, dan menebar manfaat bagi umat dan bangsa.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Abuya Ahmad Yani Illiyin, disertai harapan agar seluruh santri dan jamaah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT serta diberi kekuatan untuk menjalani tahun 2026 dengan penuh keimanan, kesabaran, dan keberkahan.
(MBS/Yud)
