Bupati Malaka. Bapak asuh Bukan Hanya Sekadar Pelabelan Semata, Harus Dibuktikan 

0
Spread the love

libasmalaka.com- Bupati Malaka Dr.Simon Nahak,SH.,MH, Resmi Jadi Bapak Asuh Anak Stunting (Anak gagal tumbuh)

\"\"

Hal itu dibuktikan dengan dilouncingnya Peduli anak Stunting, dengan mengangkat anak Asuh ditandai menyerahan Cindra Mata Kepada empat orang anak bayi dibawah lima Tahun (balita) yang disaksikan oleh Sekda Kabupaten Malaka Ferdinand Un Muti, S.Hut, M.Si, Ketau Tim Penggerak PKK drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed, Wakil Ketua Tim Penggerak  TP PKK, Ciecilia Bere Buti , Wakapolres Malaka Kompol Januarius Seran SH, Danramil 1605/04 Betun Mayor Inf Ahmad Hartono, Serta Pimpinan OPD yang Hadir.

\"\"

Launching dilaksanakan disela acara memperingati Hari kesehatan Nasional (HKN) Ke 58 di alun- alun lapangan umum betun ibukota kabupaten Malaka Propinsi Nusa tenggara timur sabtu 12 September 2022,

“Bapak asuh bukan hanya sekadar pelabelan semata, harus dibuktikan,

\"\"

Artinya, lanjut Bupati Simon, dengan Louncing ini seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Harus punya kesadaran mengikuti saya sebagai Bapak Asuh Karna memiliki peran penting dalam Percepatan penanganan stunting.

Hal tersebut dimaksudkan agar para orangtua yang memiliki anak stunting bisa mudah berkomunikasi dengan orangtua asuh masing-masing.

Jadi ingin saya sampaikan kepada Semua Steakholder supaya mulai ambil bagian dan bersama menjadi Bapak Asuh balita yang masih dalam kategori stunting ujar Bupati Simon

Selain itu agar seluruh anak bebas stunting, lanjut Bupati Simon, hal tersebut dilakukan sebagai data dasar untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Sebab, stunting juga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi.

Menurut Bupati Malaka yang juga Dosen Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar Bali ini, Jangan Bangga dengan turunnya Stunting hanya 15,9 persen

\” jangan bangga penurunan Stunting di kabupaten Malaka sebesar 15,9 persen kalau kita hitung balitanya sebanyak 2.582 balita . Maka dari itu saya tidak hanya sekedar bicara dan bicara, harus mulai dari saya untuk jadi bapak asuh sehingga Steakholder yang ada harus mengikuti sehingga 2.582 balita yang mengalami Stunting bisa turun bila perlu Malaka bebas dari Stunting

Jangan hanya sekedar omong dan diskusi saja harus kita buktikan tegas Bupati Simon.(Ed)

Tinggalkan Balasan