Ekspor Barang Dari Malaka Indonesia Ke RDTL  Setelah Pandemi Hanya Sekali Seminggu

0
Spread the love

libasmalaka.com- Dari hasil pantaun dan penulusuran awak media libasmalaka.com- Setelah dibuka kembali saat ini kegiatan ekspor barang berupa sembilan bahan pokok dan bahan bangunan ke Negara tetangga Republik demokratik Timor Leste (RDTL)dari wilayah kabupaten Malaka Indonesia hanya dapat dilakukan 1 kali dalam seminggu oleh eksportir asal Malaka\"\"

 

Sebelum pandemi Covid-19 sumber dan para eksportir lain di Kabupten Malaka melakukan ekspor sebanyak 2 kali dalam seminggu yaitu pada Hari Selasa dan Jumat

Sistem pengiriman barang ekspor dengan kendaraan pengangkut saat ini hanya sampai di Pos lintas batas negara (PLBN) Dusun Motamasin desa alas selalatan Kecamatan kobalima Timur Kabupaten Malaka Propinsi NTT, kemudian kendaraan dan barang dijemput oleh sopir dan orang kepercayaan dari TLS untuk dipasarkan di wilayah TLS, dan pada hari Kamis kendaraan dijemput kembali di PLBN Motamasin

\"\"

Di Kab Malaka saat ini terdapat Terdapat 5 CV yang melakukan kegiatan ekpor barang ke TLS yakni

– CV Naga Mas ( Haji Sultan)
– CV Rafka Jaya ( Rusli )
– CV Jabal Rahmat ( Firman Fide)
– CV Cahaya Surya ( Haji Udin )
– CV Harisna ( Haji Moh. Tang)
– UD God Bless You ( Iwan Dedi Listiawan)

Pengusaha CV Jabal Rahmat Firman Fide, kepada awak media baru- baru ini menjelaskan, Mekanisme dalam melakukan ekpor barang ke TLS yaitu sumber mengajukan dokumen kepabeanan / PEB (Pemberitahuan Barang Ekspor) secara online ke Kantor Bea Cukai Atambua untuk mendapatkan persetujuan ekspor.

Dokumen PEB berisi data barang yang akan di ekspor diantaranya:
– Data Eksportir
– Data penerima barang
– Data Customs Broker (bila ada)
– Sarana pengangkut yang digunakan
– Negara Tujuan
– Detail barang, seperti jumlah dan jenis barang, dokumen yang menyertai, nomor kendaraan yang dipakai.

Firman Fide,
juga menjelaskan bahwa kegiatan ekspor pada masa pandemi saat ini tetap dilakukan walaupun tidak banyak mendapatkan keuntungan, namun untuk menjaga kepercayaan konsumen dan juga menyelamatkan omset serta piutang konsumen di RDTL

Sebelum pandemi Covid-19 sumber dan para eksportir lain di Kab. Malaka melakukan ekspor sebanyak 2 kali dalam seminggu yaitu pada Hari Selasa dan Jumat, dan namun pada saat ini atau di masa pandemi covid-19, kegiatan ekspor barang dan sembako yang dilakukan setiap hari namun para eksportir hanya melakukan kegiatan ekspor ke Negara TLS hanya dilakukan 1 kali dalam seminggu.(red)

Tinggalkan Balasan