Tragis Bocah Kakak Beradik Meregang Nyawa Di Tambak. Kapolsek Malteng Tegaskan Penglelola Tambak Pasang Peringatan
libasmalaka.com- Terjadi Peristiwa tragis dua Bocah Kakak – Beradik tenggelam meregang nyawa di tambak Dusun Kotun Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka provinsi NTT Kepala Kepolisan Sektor (Kapolsek) malaka Tengah menegaskan kepada pihak pengelola pengerjaan tambak agar segera memasang himbauan tanda berbahaya bagi masyarakat dan anak – anak untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar pengerjaan tambak Supaya tidak ada lagi kejadian serupa.
Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo,SH., S.IK. melalui Kapolsek Malaka Tengah IPTU I Wayan Budiasa, SH. Kepada media ini rabu (24/11/2021) menjelaskan kronologis peristiwa terjadinya tenggelamnya dua Kakak beradik hingga meregang nyawa dan menghambuskan Nafas terakhir
\”Dua bocah Kakak beradik itu bernama Natalia Angelina Fahik berusia 11 tahun adiknya bernama Florentino Neymar Fahik usia 7 tahun putri dan putra pasangan Yeremias Fahik dan
Maria Gaudensia Seran. Warga dusun Manumutin Desa Nai mana
Korban dan para saksi Yeremias Fahik ( Orangtua Kandung ) berangkat dari rumah Dusun Manumutin Brubit, Desa Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka menuju lokasi tambak ikan menggunakan kendaraan bermotor dikarenakan jarak antara tempat kejadian Perkara (TKP) dengan rumah korban diperkirakan sekitar 10 KM dan tiba di lokasi tambak ikan sekitar pukul 13.20 wita dan langsung memantau proses pekerjaan tambak ikan yang sedang dikerjakan dan sesaat sebelum kejadian saksi dan para korban sementara makan siang kemudian para korban Florentina Fahik dan kakaknya Natalia Fahik berjalan menyusuri lokasi tambak
Florentino Fahik tergelincir
dan jatuh masuk kedalam kolam tambak tersebut sehingga Natalia Fahik
dengan sigap meloncat masuk kedalam kolam tambak tersebut untuk menyelamatkan adiknya namun tidak bisa diselamatkan karena kedalaman air tambak diperkirakan 1,5 Meter .
\”Selang beberapa menit kemudian Yeremias Fahik orang tua kedua bocah itu tidak lagi melihat kedua anaknya dan langsung melakukan pencarian disekitar area tambak dan menemukan kedua korban berada didalam kolam tambak ikan tersebut sehingga saksi Yeremias Fahik
masuk kedalam kolam Ikan tersebut untuk menyelamatkan kedua korban namun apa mau dikata keduanya sudah tidak bernyawa lagi.
Menuru Kapolsek Wayan Kejadian tersebut tidak dilaporkan kepada pihak Kepolisan dalam hal ini Polres Malaka dikarenakan situasi pada saat itu kedua orangtua korban panik dan histeris sehingga atas bantuan warga disekitar langsung membawa kedua Kakak beradik itu ke Rumah sakit umum penyangga perbatasan (RSUPP) Betun di webua untuk mendapatkan pertolongan medis namun kedua korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak medis RSUPP Betun.
\”Kita tidak menerima laporan dari pihak keluarga, namun berdasarkan informasi yg kami peroleh, setelah kejadian pihak kami polsek malaka tengah bekerja sama dengan Tim Inafis sat reskrim polres malaka langsung mendatangi rumah duka, kemudian melakukan olah TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) dan menghadirkan saksi – saksi yang saat kejadian melakukan Evakuasi kedua Kakak beradik itu sementara kedua orang tua korban belum bisa memberikan keterangan masih ( Sock) atas peristiwa tersebut.
Sementara kita masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Pungkas kapolsek Wayan
Editor Ananda Budiasa
