Forkopimcam Manyar Dampingi Wabup Gresik Ngantor di Desa Morobakung, Bu Min : Jangan Sampai Ada Keluhan Dari Masyarakat

Forkopimcam Manyar Dampingi Wabup Gresik Ngantor di Desa Morobakung, Bu Min : Jangan Sampai Ada Keluhan Dari Masyarakat

GRESIK – Libasmalaka.com

Kegiatan Ngantor di Desa oleh Wakil Bupati Gresik Hj Aminatun Habibah terus berlanjut. Mengawali tahun 2022 ini, giliran Desa Morobakung, Kecamatan Manyar yang menjadi tuan rumah.

Bertempat di Balai Desa yang berbatasan dengan Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ngantor di Desa Morobakung juga sebagai sarana bagi Wabup beserta asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik, staf ahli Kabupaten Gresik, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Gresik untuk turun langsung hingga ke desa.

Pada kesempatan ngantor di Desa Morobakung ini, Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Min juga didampingi Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno bersama Kapten Inf Imam Suudi Danramil 0817 / 06 Manyar juga Zainul Arifin Camat Manyar.

Askur selaku Kepala Desa Morobakung memaparkan terkait vaksinasi Covid-19, “masyarakat di Desa Morobakung untuk usia 12 tahun keatas mencapai 978 orang, dari target 1.020 sasaran vaksin 95,88%. Sedangkan untuk lansia, mencapai 78,48% atau 124 orang dari target 158 sasaran vaksin.”paparnya kepada Wabub Gresik, Selasa (25/1/2022).

Desa yang berada diperbatasan antara Gresik-Lamongan ini memilki luas 150 ha, dihuni sebanyak 1.512 jiwa.

Wabup dalam kegiatan Ngantor di Desa Morobakung memantau langsung pelayanan pemerintah desa terhadap pemenuhan kebutuhan kelengkapan data kependudukan seperti KTP, KK dan akta kepada masyarakat.

Disamping itu, Bu Min juga mengecek pelaksanaan program bantuan sosial kepada masyarakat Desa Morobakung, seperti pemanfaatan dana desa, BLT dan KIS.

Orang nomor dua di Pemkab Gresik ini juga mengecek data stunting di Desa Morobakung. Ia menekankan pentingnya keakurasian data yang dimiliki oleh Pemerintah Desa hingga UPT Puskesmas di tiap kecamatan.

Dalam hal stunting contohnya, Wabup menggaris bawahi tidak perlu malu-malu. Atau bahkan menutup-nutupi data anak stunting yang ada di desa.

Tujuannya tentunya agar masalah tersebut bisa diketahui untuk kemudian bisa dirumuskan penyelesaian yang tepat dan akurat sehingga masalah stunting di tingkat desa bisa teratasi.

“Pemerintah Desa seperti ini merupakan ujung tombak dan perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten Gresik yang fungsinya langsung menyentuh ke masyarakat.” terang Bu Min.

Menurutnya, harus dipastikan bahwa berbagai program, baik dari pemerintah Kabupaten Gresik maupun pemerintah pusat bisa dijalankan dengan baik.

“Sehingga semangat mengurangi kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ngantor di Desa ini, Wabup Gresik mengajak pemerintah Desa Morobakung dan seluruh pemerintah desa termasuk juga dari kecamatan agar bisa bersinergi untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada keluhan dari masyarakat dalam pengurusan apapun.” tegasnya.

Bu Min berharap, semuanya untuk kesejahteraan masyarakat desa. Baik itu nelayan/petambak, petani, dan apapun profesinya. Semua bisa dilayani sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh seluruh kepala desa se Kecamatan Manyar tersebut, Wabup Gresik banyak menerima berbagai aspirasi dari masyarakat Desa Morobakung.

Baik dari para kepala desa, BPD, hingga tokoh masyarakat. Berbagai hal disampaikan secara terbuka, secara langsung dan juga kemudian ditanggapi secara langsung pula oleh kepala Dinas terkait yang hadir beserta Wabup Gresik.

(Nang/Hum)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: