Lampung Selatan

Ikuti Protokol Kesehatan Covid-19, PKBM Tunas Harapan Desa Negeri Pandan Gelar Syukuran Kelulusan Angkatan XIV Tahun 2019 – 2020

Lamsel, www.libasmalaka.com – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tunas Harapan Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan gelar syukuran Kelulusan warga belajar angkatan XIV Tahun 2019 – 2020

Syukuran Kelulusan warga belajar tersebut mengikuti protokol kesehatan Covid-19 dan dirayakan dihalaman PAUD Tunas Harapan Desa Negeri Pandan, dihadiri, Suplimansyah Kades Negeri Pandan dan beberapa Kades desa tetangga, Bunda Septiana s.pd.i Ketua PKBM Tunas Harapan beserta tenaga pengajar serta puluhan warga belajar PKBM Tunas Harapan.

Dalam kesempatan itupun Suplimansyah Kades Negeri Pandan menyampaikan rasa syukurnya serta berpesan kepada pihak PKBM Tunas Harapan yang telah mendidik warga dan mengajar warga desanya dan warga diluar desa Negeri Pandan.

“Saya berterima kasih kepada ketua PKBM beserta guru, yang telah mendidik dan meluluskan warga belajar nya baik warga Kecamatan Kalianda saya maupun desa di Kecamatan Palas ataupun warga dari Kecamatan Lainnya, Harapan saya kepada warga belajar semoga ilmunya dapat bermanfaat bagi pribadi, masyarakat dan umumnya,” Pesan Suplimansyah.

Terpisah, usai acara syukuran Kelulusan warga belajar PKBM angkatan XIV Tahun 2019 – 2020 Septiana Spdi Ketua pembina PKBM Tunas Harapan saat ditemui pewarta media ini diruang kerjanya, Dirinya mengungkapkan acara yang telah dilaksanakan pihak PKBM Tunas Harapan.

“Sebagai bentuk rasa syukur kita selama kita belajar maka kita ada syukuran perpisahan atau kelulusan tahun ajaran 2019 – 2020, Dan tujuannya ialah untuk mengapresiasi mereka (warga belajar – Red),” Ungkapnya.

Masih dalam ungkapanya, Septiana mengatakan, Melalui PKBM dirinya ingin mengubah paradigma masyarakat terhadap PKBM.

“Sekolah paket itu katanya hanya ujian saja, Saya beserta tim sudah beberapa tahun disini ingin merubah pemikiran seperti itu, bahwa kita sekolah juga belajarnya itu sama, kapasitas pembelajaranya sama dan statusnya pun sama,” Katanya.

Belajar melalui PKBM akan mendapatkan ijazah yakni Paket A setara dengan SD, Paket B setara dengan SMP dan Paket C setara dengan SMA.

“Buat mereka sebagai dokumentasi mereka, bahwa kita kedepannya segala sesuatunya menjadi memori dan juga ada manpaatnya buat mereka,” Ujarnya.

Lanjutnya, Septiana menerangkan,
Dikarenakan ijazah warga belajar ada yang telah di sidik jari dan juga ada yang belum di sidik jari hingga ijazah tertunda beberapa hari.

“Hari ini memang ada pembagian ijazah, namun dikarenakan keadaan seperti ini ada juga pembagian ijazah yang tertunda, Mereka ini ada yang sudah sidik jari dan juga ada yang belum, jadi tertunda dua hari kedepan, dan tadi juga secara simbolis kita bagikan,” Terangnya.

Diakhir ungkapan, Septiana berharap kepada warga belajar PKBM Tunas Harapan yang telah lulus dari Paket A, paket B dan paket C untuk menggunakan ijazahnya tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Ada yang menjadi anggota dewan, Kepala desa, harapan saya kitapun bisa seperti mereka, Semoga dengan ijazahnya dapat bermanfaat menjadikan masa depannya terang menerang dan juga dapat merubah nasib, ingat belajar dan terus belajar,” Pungkasnya.(saf)

raja saf

Kaperwil daratan Sumatra lampung

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan