Rab. Sep 23rd, 2020

Pertani Perbatasan Tanam Jagung Menggunakan teknologi Doubel Track.

BETUN libasmalaka.com- Petani Kobalima yang berada di perbatasan RI – RDTL Kabupaten Malaka -Propinsi NTT mulai familiar menanam jagung menggunakan teknologi doubel track. Dari 400 ha lebih lahan yang diolah melalui program RPM tahun 2018 semuanya ditanam petani menggunakan teknologi penanaman itu. Tingkat pertumbuhan jagung saat ini sangat baik dan diharapkan bisa memberikan hasil optimal bagi rakyat. Penegasan itu disampaikan Camat Koalima , Frans Teti kepada wartawan di Kobalima, Jumat (11/1-2019).

Dikatakannya, sesuai hasil pantauan di lapangan selama seminggu terakhir ternyata semua petani di Kobalima bisa menanam jagung memanfaatkan curah hujan yang ada.

Lahan seluas 400 ha lebih yang diolah melalui program RPM usungan Bupati SBS semuanya tertanam dan tingkat pertumbuhannya sangat menggembirakan”

Kita juga senang karena rakyat saat ini sudah mulai beralih menggunakan teknologi penanaman modern untuk meningkatkan produktivitas tanaman jagung”

” Ritme ini tetap kita pertahankan dan terus diperluas di masa mendatang”

Animo warga untuk mengolah tanah dengan program RPM belakangan sangat tinggi sehingga kedepannya diharapkan tetap ditingkatkan untuk perluasan areal tanam”

Kita berharap awal Juli tahun ini traktor besar sudah bisa mengolah lahan di Kobalima sehingga lebih banyak melayani warga hingga awal musim tanam akhir tahun ini (tidur radarmalaka.com)

%d blogger menyukai ini: