Berkat Laporan Masyaraka. Polisi Bertindak Amankan Pengisian BBM Gunakan Jergen

Betun.libasnalaka.com -Aparat Kepolisian Sektor Malaka Tengah mengamankan 20 lebih jergen BBM di SPBU Sukabi -Kamanasa dan APMS Laran- Wehali, Jumat (30/11-2018).

Pengamanan Jergen BBM itu berkat laporan masyarakat yang kesulitan membeli BBM di lokasi SPBU dan APMS. Pihak Kepolisian Sektor Malaka Tengah segera mengundang Pemilik SPBU, APMS dan Bagian Ekonomi Setda Malaka untuk berkoordinasi termasuk langkah penanganan lebih lanjut.

Hal itu disampaikan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kapolsek Malaka Tengah, AKP Arnofriwan di Betun, Jumat (30/11-2018).

pengamanan jergen di lokasi SPBU dan APMS berkat pengaduan masyarakat.

“Setelah mendapat laporan masyarakat kami berangkat ke lokasi SPBU dan APMS dan ternyata disana ada banyak jergen yang antri mengisi minyak”

“Saat kami tiba di lokasi terlihat banyak antrian jergen namun para pemiliknya menghindar dan enggan mengaku kepada petugas terkait kepemilikan jergen”

“Karena tidak ada yang mengaku sebagai pemilik jergen maka petugas kami mengamankan semua jergen baik yang sudah terisi BBM dan jergen yang masih kosong dibawa dan diamankan di Kantor Polisi”

“Kami segera mengundang pemilik SPBU dan APMS serta Bagian Ekonomi Setda Malaka untuk berkoordinasi terkait nasib jergen yang diamankan”

“Kita juga akan berkoordinasi dengan Bagian Ekonomi terkait regulasi yang ada terkait pembelian BBM menggunakan Jergen”

“Kita harap undangan yang kami keluarkan dapat direspon positif pemilik SPBU dan APMS serta Bagian Ekonomi sehingga masalah ini segera dituntaskan”

“Kalau memang pembelian dengan jergen tidak dilarang maka kita segera kembalikan jergen itu kepada pemiliknya. Tapi kita harus rapat koordinasi dulu supaya bisa jelas persoalannya”

” Kuncinya di bagian ekonomi. Kalau toh ada regulasi terkait pembelian BBM dengan jergen supaya kita minta regulasinya sebagai dasar melakukan pengamanan dan pengawasan di lapangan”

“Tadi kita lakukan pengamanan berdasarkan laporan masyarakat yang sulit membeli BBM karena banyak jergen yang antri isi minyak”

“Saat petugas kita di lokasi para pemilik jergen tidak mengaku sebagai pemilik sehingga kita amankan untuk penanganan (Bud/Boni)

Berita Lain 👇