Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN. Bantu Masyarakat Terluka Dapat Senjata Api Laras Panjang

Betun. libasmaka.com–Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis  741/GN  Pos Auren,dengan kekuatan 4 Anggota diantaranya Letda Inf Bimo ,Serda I Gede Prema, Kopda Febrianto. Kopda Gede Suratsen . menerima penyerahan Satu Pucuk Senjata Api laras Panjang Jenis Springfield secara sukarela oleh Salah Satu masyarakat Bernama Edmundus Bere umur 45 Thn, Agama Katholik, Pekerjaan Petani bertempat di Dusun Auren Kecamatan Kobalima Timur Kabupaten Malaka

Hal ini dikatakatan Oleh Danki Tempur Yonif Mekanis 741 Garuda Nusantara Kapten Infanteri Sulaiman Siregar di betun selasa (27/11/28)

Kapten Seregar menceritakan Awal mula penyerahan senjata dari masyarakat kepada pihaknya ”Pada hari Kamis 22 November 2018, Pkl  15: 00 wita, Anggota Satgas Pratu M. Sidik .Pratu Hary R ,Pratu Candra A Prada Yazid, Melaksanakan pencarian kayu bakar untuk memasak di sekitaran Pos Auren. Kemudian menemukan seorang warga yang bernama Edmundus Bere yang sedang terluka (kuku jari kaki terlepas).

Kemudian salah seorang anggota melaporkan kepada Danpos Letda Inf Bimo

Danpos Bimo memerintahkan Tenaga kesehatan Prada Sarwo A ,dan Prada Wahyu S, untuk mengecek, kemudian membawa Bpk Edmondus Bere  ke Pos Auren untuk diobati  di ruang kesehatan Pos Auren.

hari  Sabtu 24 November 2018,Pkl 10: 00 wita, Danpos memerintahkan Petugas kesehatan Satgas Prada Sarwo A NRP dan Prada Wahyu S untuk mengecek perkembangan kesehatan Bapak Edmundus Bere.

Bere mengucapkan terimakasih kepada anggota Pos Auren karena telah membantu mengobati luka pada kakinya. Pada saat berbincang,

Mundus Bere sempat menceritakan kepada tenaga kesehatan bahwa memiliki senjata api

hari Minggu 25 November 2018,Pkl 09:00 wita, Letda Inf M. Bimo .Serda I Gede Prema, Kopda Febrianto,  Kopda Gede Suratsen  melaksanakan anjangsana ke rumah Bapak Edmundus Bere untuk melaksanakan pendekatan dan mengecek informasi yang disampaikan kepada Tenaga kesehatan Satgas

Setelah pendekatan dilaksanakan, Bapak Edmundus Bere bersedia menyerahkan senjata api tersebut.

Pada hari  Senin 26 November 208,Pkl 19:00 wita, Letda Inf Bimo, Serda I Gede Prema NRP Kopda Febrianto  Kopda Gede Suratsen  bertemu Bapak Edmundus Bere di titik temu yang telah disepakati untuk menyerahkan senjata api jenis Springfield. Selanjutnya barang bukti diamankan di pos Auren dalam keadaan aman.

Lanjut Kapten siregar melalui media ini saya berpesan agar masyarakat yang mesih menyimpan senjata api jenis apapun diminta
serahkan secara sukarela kepada pihak yang berwajib apalagi kita berada di kawasan Daerah perbatasan dan dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab .Pungkas Danki Sulaiman