Kapolsek Lenmanen. selesaikan Konflik Secara Adat

Betun.libasmalaka.com-Kapolsek Laenmanen bersama perangkat desa Kapitanmeo menyelesaikan kasus penganiayaan mediasi secara Adat di Mapolsek Laenamnen, Sabtu (6/10-2018).

Kapolres Belu Akbp.Cristian Tobing  melalui Kapolsek laenmanen Oscar Pinto kepada masyarakat desa Kapitanmeo mengatakan “tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan dan tidak semua masalah harus diselesaikan dengan kekerasan dan tindakan hukum.

Semua itu bisa dimusyawarahkan bersama, dengan melibatkan Kades, tokoh masyarakat dan aparat terkait kalau tidak dapat menyelesaikannya sendiri.

Kapolsek Oscar mengatakan penyelesaikan secara adat itu atas permintaan kedua belah pihak untuk dimediasi Polsek Laenmanen.

Dikatakannya, masalah itu bermula dari kesalah pahaman warga desa Kapitanmeo, pelaku atas nama Mias Nana dan korban atas nama Karlos Kiik yang merupakan tetangga bersebelahan rumah ini cekcok karena sapi milik korban masuk ke kebun pelaku dan memakan tanaman ubi kayu yang ada di kebun pelaku.

“Kejadian tersebut nyaris terjadi perkelahian. Namun beruntung keduanya masih bisa menahan diri dan membawa permasalahan tersebut yang diselesaikan dengan kekeluargaan dengan dibantu Kapolsek Laenmanen dan Anggota serta perangkat desa Kapitanmeo”.

” Kedua belah pihak meminta untuk di mediasi di kantor Polsek agar permasalahan yang terjadi antara kedua warga ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan secara adat di Polsek Laenmanen”

” Penyelesaian tersebut Pelaku memberikan denda adat ke pada korban dengan
menyediakan babi 1 ekor,ayam 1 ekor, beras 10 kg,
sopi 5 liter dan sejumlah uang

“Setelah itu kedua belah pihak sepakat berdamai dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, kemudian kedua belah pihak sepakat beras Ayam dan babi tersebut dimasak di Polsek Laenmanen dan dimakan bersama-sama dengan Kapolsek dan anggota Polsek di halaman Polsek Laenmanen secara adat”.

“Proses penyelesaian adat dari awal sampai dengan selesai situasi di Mapolsek Laenmanen dalam keadaan aman dan terkendali (Budiman)