Kades Helebeik Diduga Memperkaya Diri, Ketua BPD Minta Jaksa Periksa Kades.

Laporan Dance henukh.          ROTE NDAO,libasmalaka.com– Ketidak percayaan masyarakat terhadap kepala desa Helebeik Kecamatana Lobalain mulai memuncak,

karena kepala Desa helebeik , Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, Ori Zet Mbooh akan  berurusan dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao,  Ori Zet mbooh akan dilaporkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD)  atas dugaan tindak pidana penyelewengan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017, di desa helebeik.

Ketua BPD Desa Helebeik Adi Busimon Zacharias  mengatakan, dirinya sudah melaporkan hal ini kepada camat lobalain juga terkait menyalahgunanakan wewenang penggunaan dana desa, Menurutnya, kades diduga melakukan penyelewengan dana desa tahun anggaran 2017,
“Dia tidak mengikuti aturan dalam penggunaan dana desa. Seharusnya ada step-step dalam penggunaan dananya. Tapi oleh oknum Kades ini, dana desa dikendalikan sendiri. Tanpa melalui persetujuan pihak pihak terkait,” ujar Adi busimon zacharias di kediaman nya Senin (1/10).kepada media ini
Diketahui, jumlah dana desa (DD ) yang digelontorkan pemerintah kepada Desa Helebeik tahun anggaran 2017 sebesar Rp : 305.618.600 juta untuk pekerjaan satu mata air Sedangkan dana untuk pekerjaan lapangan futsal di dusun 3 oeteas dengan pagu dana 82.992.400,  dana desa tahun 2017  saya sebagai ketua BPD desa helebeik tidak pernah tau.
Namun, seiring berjalannya pelaksanaan pembangunan perbaikan sarana publik yang dikerjakan oleh Kades, terdapat kejanggalan. Diduga Kades telah melakukan pemangkasan biaya anggaran. Sehingga pengerjaan pembangunan tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Banyak kekurangan fisik yang ia kerjakan. Seperti pembangunan Air bersi di dusun lekonak desa helebeik, pembangunan lapangan Futsal di dusun 3 desa helebeik,” kata dia  “Terlebih, sejumlah dana desa ( DD) dan ADD  telah digunakan oleh Kades untuk kepentingan pribadi.

Ori Zet mbooh Kades Helebeik tidak pernah menjelaskan dana desa (DD) ADD yang ia sudah gunakan , bebernya.
Dengan adanya penemuan berbagai masalah penggunaan dana desa di Desa Helebeik, Ketuan BPD Desa Helebeik bersama dengan sejumlah masyarakat dari 5 dusun meminta kepada pihak kejaksaan negeri rote untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemanggilan terhadap beberapa perangkat desa , yakni ketua TPK dan Bendahara Desa Helebeik.
Beredar kabar di lapangan, oknum Kades ini telah menggunakan dana desa untuk keperluan pribadinya. Seperti  membeli alat – alat dekorasi komplit untuk di sewa saat-saat acara pernikahan , Namun kepastian kabar tersebut baru akan terkuak atau terbukti setelah melalui penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kejari Rote Ndao.
Kerugian lain yang diketahui warga masyarakat dan terbaca di RAB  pembangunan fisik tahun anggaran 2017 , satu buah mata air di disun lekonak dengan pagu dana senilai Rp.  305 .618.6000 dan satu buah lapangan futsal di dusun 3 oeteas dengan pagu dana 82.992.400 juta didesa helebeik  benar-benar tidak bermanfaat bagi masyarakat ,di dua dusun ini ada pembangunan lapangan futsal dengan pagu dana 82.992.400 :
dan pengerjaan satu mata air di dusun lekonak dengan pagu dan: 85,635,000 kata Ketua BPD Kesal.


pembangunan fisik tahun anggaran 2017 , satu buah mata air di disun lekonak dengan pagu dana 305 .618.6000 dan satu buah lapangan futsal di dusun 3 oeteas dengan pagu dana 82.992.400 juta didesa helebeik benar-benar tidak bermanfaat bagi masyarakat di dua dusun ini. foto /DANCE HENUKH

pembanguna satu buah mata air di dusun lekonak desa helebeik , menghabiskan uang sebesar 305.618.600