SMA .Pj Kades Naisau Atasi Kekurangan Air,Bersih Bersama Warga

BETUN,libasmalaka.com- Sudah bertahun-tahun warga Desa Naisau, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka mengalami kesulitan air bersih .

Mereka memiliki satu sumber mata air namun jarak dari perkampungan cukup jauh. Mereka sudah berulang kali menyampaikan aspirasi lewat musrembangdes agar pemerintah bisa membantu membangun sarana air bersih agar air bisa dialiri sampai ke perkampungan, namun aspirasi itu belum pernah terealisasi.

Kini, desa yang sudah terbentuk sejak tahun 1999 itu mendapat terobosan baru dari penjabat kepala desa Siprianus Manek Asa, S.H, M.H yang baru dipercayakan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran belum lama ini.

Banyak kepala Desa Yang berada di kabupaten malaka yang mengeluh kekurangan air bersih namun berbeda dengan Penjabat kepala Desa Naisau Siprianus Manek Asa yang biasa di sapa SMA ini pantang baginya untuk mengeluh . Karna
Keluhan bukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang dialami masyarakatny

Sma Penjabat kepala desa, bersama masyarakat mempunyai Ide yang cemerlang dengan cara membuat program peningkatan sarana air bersih agar air dari sumbernya yang berada didataran rendah bisa di aliri sampai ke perkampungan dengan  menggunakan mesin pompa.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, satu-satunya langkah yang harus diambil adalah membangun sumur terlebih dahulu dekat sumber air agar bisa menampung air lebih banyak lagi sehingga air dari sumur itu bisa dipompa menuju perkampungan yang letaknya lebih tinggi dari sumber air.

Hal itu dijelaskan Penjabat Kepala Desa Naisau Sipri Manek Asa kepada wartawan saat ditemui di lokasi pembangunan sumur, Kamis (27/9/2018).

Menurut Siprianus Manek Asa, setelah dirinya dipercayakan oleh Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran untuk menjadi penjabat kepala desa, ia langsung membuat terobosan baru yakni mengurus air bersih bagi masyarakat.

“Masyarakat di sini susah air sehingga setelah saya kembali ke sini saya mengurus air minum bagi masyarakat agar masyarakat tidak susah air,” kata Sipri Manek Asa.

Lanjut Sma pemerintah desa sebelumnya sudah membangun bak kecil di sumber mata air namun masyarakat tetap merasa jauh untuk mendapatkan air minum karena mereka harus datang menimba air di tempat tersebut.

Setelah menjadi penjabat kepala desa, ia langsung bersepakat dengan warga agar dilakukan peningkatan sarana air minum sehingga ke depannya air menjadi lebih dekat dengan masyarakat.

“Selama ini masyarakat datang timba di sini. Saya berpikir, air yang ada ini kita tampung terus didorong pakai pompa ke atas kampung. Dari situ beru didistribusikan ke rumah-rumah warga, ke sekolah dan kantor desa,” kata Sipri Menek Asa.

Lebih dari 50 warga bergotong royong membangun sumur di dekat sumber air. Semua warga, laki-laki dan perempuan di Dusun Manehas dan Menuninepo terjun ke lokasi untuk kerja.

Mereka mulai menggali sumur persis di dekat bak sumber mata air. Sumur ini akan berfungsi untuk menampung air lebih banyak lagi sehingga tahun anggaran 2019, pemerintah menambah sarana dan prasarana agar air bisa ditarik sampai ke rumah-rumah warga.(Budiman)