Menggelapkan Sejumlah Dana Desa Tahun 2017 Kepala Desa Helebeik , Orizet Mbooh di Laporkan ke Kejari Rote Ndao.

laporan Dance henukh.

Rote Ndao,libasmalaka.com — Orizet Mbooh Kepala Desa (Kades) Helebeik Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao dituding telah menggelapkan sejumlah Dana Desa (DD), sejumlah warga desa helebeik di tiga dusun di desa helebeik akan/ melaporkan Kepala Desa Orizet mbooh Ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao,

Mereka akan melaporkan kasus penggelapan dana desa (DD) tahun anggaran 2017, kepada pihak hukum kejaksaan negeri rote agar mengusut dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh Kades Helebeik Orizet Mbooh.

Menggelapkan Sejumlah Dana Desa Tahun 2017 Kepala Desa Helebeik , Orizet Mbooh di Laporkan ke Kejari Rote Ndao.

Man Ballukh Warga Dusun Noandale RT 10 mengatakan bahwa ada sejumlah indikasi penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh kades Orizet mbooh, Antara lain program pembeli Pompa Air 3 Dim dengan pagu Anggaran tahun 2017 Dengan Merek YANMAR 8,5 PK , namun buktinya kepala desa beli sendiri dengan menggantikan merek Jiandong yang harus di jaga dengan Air terus setiap musin itu beroprasi ,maka dari situlah kami masyarakat menolak,” di RAB merek yanmar tapi buktinya kades Orizet mbooh beli merek Jianding .

Pembelian Kawat Duri untuk masyarakat desa helebeik tanpa ada anggaran HOK, dan pengerjaan lapangan futsal dan pengerjaan Air bersih untuk masyarakat yang dialokasikan pada DD tahun 2017.

“DD tahun 2017 yang diperuntukkan untuk pembangunan Air Bersih , Motor Air dan Kawat Duri ‘disunat’ kepala desa orizet mbooh dari anggarannya ,” ungkap Ricky.

Selain itu, tambahnya, anggaran untuk pelestarian seni budaya di anggarkan puluhan juta tanpa ada pertanggung jawaban.

Yang sangat lucu lagi kepala desa orizet mbooh menghabiskan sejumlah anggaran untuk membayara dua kepala dusun yakni Jeki zakarias dan Oce Nduluanak yang saat ini mereka adalah Tenaga Honor di Kabtor Bupati Rote Ndao.

Desa orizet mbooh sudah benar-benar menyakiti hati rakyat sejumlah dana desa pada tahun anggaran 2017 tidak jelas dan tidak dikemanakan.

Lebih lanjut, Ricky,” menegaskan jika tuduhan kami terbukti, maka Kades bersangkutan harus bertanggungjawab dan menyelesaikan masalah tersebut.

“Kalau ada kerugian negara, atau penyelewengan dana desa, tentunya Kades harus tanggung jawab dengan mengembalikan pada kas desa. Kita Lapor Kades pihak kejaksaan negeri Rote Ndao bersama sejumlah data terkait hal ini,” tutur Ricky Nada Kesal.