Patung Bunda Maria Nai Feto Malaka  diarak ke 17 Paroki

BETUN,libasmalka.com —Patung Bunda Maria Nai Feto Malaka  diarak mengelilingi dan mengunjungi 17 Paroki yang ada di Dekenat Malaka. Prosesi yang dikenal nama Perarakan Patung Bunda Maria itu ditandai dengan perayaan Ekaristi Agung diaula Dekenat Malaka, Sabtu (1/9).

Ketua Panitia Perarakan Besar tingkat Dekenat Malaka, Petrus Bria Seran kepada wartawan mengemukakan tradisi ini sudah dilaksanakan sejak tahun 1958 dan selalu mendapat perhatian besar dari umat.

“Tradisi prosesi Arca Bunda Maria atau di Malaka dikenal dengan nama Perarakan Besar sudah dilaksanakan sejak tahun 1958. Dalam perarakan ini seluruh umat terlibat dengan berbagai kegiatan rohani dan olahraga,” ungkap Petrus yang juga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Malaka ini.

Lebih lanjut, Petrus Bria Seran mengatakan kegiatan ini sudah masuk dalam agenda Pemerintah Kabupaten Malaka sebagai salah satu Wisata Rohani atau Wisata Religi di samping wisata lainnya.

“Pemerintah Kabupaten Malaka sudah menetapkan Perarakan Besar ini sebagai Wisata Religi di Malaka yang akan terus dipromosikan ke dunia luar sehingga semakin terkenal dan semakin banyak orang datang pada even yang berlangsung pada bulan September hingga Oktober ini,” ungkapnya lagi.

Dirinya juga merincikan bahwa setelah berkeliling di 17 Paroki, Patung Bunda Maria akan tiba kembali di Dekenat pada 25 Oktober dan selanjutnya digelar acara Kesenian dan Budaya sebagai simbol persaudaraan sejati umat Dekenat Malaka.

Perayaan Ekaristi ini dipimpin Deken Malaka Romo Edmundus Sako, Pr dan 17 pastor konselebrantes serta dihadiri ribuan umat dan para pelajar.

Sebagai informasi, usai Perayaan Ekaristi akan diarak mengelilingi umat Paroki Betun. Malam ini akan ditakhtakan di Angkaes dan selanjutnya akan diarak menuju Paroki Bolan

%d blogger menyukai ini: